Entahlah..

October 31, 2007 - Leave a Response

aku hanya sedang ingin menyemangati diri sendiri

agar tak terlalu “terpuruk” dengan kondisi yang ada

agar tak bersuudzhon atas ketetapanNYA

agar tak berputus asa dari rahmat dan rahmanNYA

ketika sesuatu terjadi di luar kehendak kita, di luar harapan kita

ketika qadar “bahagia” yang dinanti harus berganti dengan keprihatinan dan air mata

namun sungguh..kusadari aku tidak sendirian

betapa banyak yang lebih TRAGIS dari aku

banyak yang masih bisa kusyukuri, keimanan, sehat, mudahnya rizki, waktu luang, akal sehat, teman2 setia, ilmu yang bermanfaat..fabiayyi a laa i robbikumaa tukadzdzibaan..

tak ada setets nikmat yang bisa aku pungkiri..

hanya sedikit cobaan ini, ternyata mampu melemahkan akalku (arrghhh…)

padahal masih banyak nikmatNYA yang bisa kukecap..

Allohu akbar…ajari lagi aku bersyukur ya Robb..

Alhamdulillaah

August 30, 2007 - Leave a Response

Hari ini, rasanya sedang semangat mengisi waktu

sudah tertulis semua daftar “Must To DO” hari ini, mau liat ?? :

  1. Menyelesaikan amanah-amanah di kantorku
  2. Download artikel, materi tentang ramadhan, juga picture2 yang bagus2 buat penyemangat ramadhanku..pokoknya mah..ramadhan ini harus disambut dengan hiruk pikuk suka cita, seperti seorang perempuan yang menyambut pangeran di hari pernikahannya..hihi..nyambung gak??? Hmm..semangatku ramadhan ini harus menjadi ramadhan terindah di hidupku, tidak boleh sedikitpun waktu tersia-siakan. Ibaratnya Ramadhan adalah “bulan madu” sepasang pengantin yang merindukan surga..amin, beri kekuatan ya Alloh..sip yaa..
  3. Kumpulin juga resep2 masakan, Ramadhan jadi momen buatku untuk blajar masak lagih..(hihi..malu dah.. ketahuan gak bisa masak..) bukannya gak bisa masak sih..bisa..klo cuman masak air dan masak indomie mah..^_^
  4. Trus di rumah ntar habis pulang kantor “menyusun rencana kegiatan slama ramadhan” termasuk kasih surprise “menu berbuka” buat sahabat dan temen-temen..bulan ini kasih siapa aja yaa..hmm..;)
  5. Bersih-bersih rumah, klo perlu ngecat rumah lagi apa yaks..biar Ramadhan tambah semarak gituh..
  6. Rapiin buku-buku..
  7. Kontak temen2, maaf-maafan deh sebelum ramadhan

hehe..kebanyakan agenda pribadi yaks..tp gpp lah..semua demi pribadi yang ingin selalu beruntung di hadapan Alloh azza wa jalla..

Ya Alloh, berkahilah kami di bulan Ramadhan..amiin..

Hakekat yang Hilang

August 28, 2007 - Leave a Response


” Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hag) selain aku maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku” (thaha:14)

berdasarkan ayat tersebut maka dapat di ketahui bahwa tujuan dari

ibadah shalat adalah untuk meingat Allah Swt. Selain itu, Allah juga telah menjadikan zikir sebagai penutup semua jenis ibadah, dimana jika kita telah selesai mengerjakan suatu ibadah maka tutuplah ibadah tersebut dengan berzikir kepada Allah Swt.

” Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu ingatlah Allah di waktu berdiri, diwaktu duduk, dan di waktu berbaring, kemudian apabila kamu telah merasa aman maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang di tentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (An-Nisa:103).

Kita sering mendengar dan membaca ayat-ayat tersebut dan kita mengetahui sebuah hakekat yang menyatakan bahwa tujuan dari berbagai macam ibadah adalah untuk mengingat Allah Swt. Akan tetapi, hakekat tersebut merupakan sebuah hakekat yang telah hilang dari hadapan kita, dimana setan selalu berusaha keras agar hakekat tersebut akan tetap hilang dari hadapan kita, sehingga kita akan selalu berada dalam kelaleian dan permainan dunia. Tetapi berkat karunia Allah, dan segala puji hanya milik-Nya, hakekat itu telah ditampakkan kepada kita maka mengapa kita tidak mau berzikir ?

” Perumpamaan seorang yang mengingat Allahnya dengan orang yang tidak mengingat Allahnya adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati” (H.R Bukhari).

Benar, berzikir kepada Allah Swt menunjukan hidup atau tidaknya hati seseorang. Oleh karena itu barang siapa yang tidak berzikir kepada Allah maka hatinya telah mati. Jika kita diberi pilihan untuk memilih pasti kita akan memilih hati yang hidup dan bahagia, tetapi ada beberapa rahasia yang perlu kita ketahui, apakah kita saat ini telah berzikir kepada Allah ?

Dengan berpegang teguh pada jawaban tersebut, kita akan menjadi teratur. Jadikanlah zikir sebagai nasehat yang diletakakan didepan mata kita. Berzikir kita kepada Allah Swt niscaya akhlak kita akan teratur. Berzikirlah kita kepada Allah Swt niscaya ibadah kita akan menjadi teratur.

Akhirnya, marilah kita mengelilingi taman zikir, menghirup udara segar didalamnya dan menikmati bunga-bunga yang ada didalamnya. Saya memohon kepada Allah agar Dia menjadikan kita sebagai salah seorang yang ketika mendengarkan perkataan, kita akan mengikuti perkataan yang terbaik.
———————————————————————-
Amr khalid/intermedia

(dudung.net )

salamun ‘alaykum

August 28, 2007 - 2 Responses

insya Alloh tulisan ini akan menjadi catatan penyemangat terutama untukku dan imanku :)